JAKARTA MEDIA CENTER – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dengan total belanja mencapai Rp4.097,2 triliun dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Jumat (14/8). Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara membantu rakyat dan memperkuat kesehatan fiskal negara.
Berikut adalah intisari penting dari pidato kenegaraan Presiden Prabowo mengenai RAPBN 2027:
Anggaran Fiskal & Pertumbuhan Ekonomi
Total Anggaran Belanja: Pemerintah merencanakan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun untuk tahun 2027.
Klaim Pertumbuhan: Ekonomi Indonesia pada semester I tahun ini berhasil tumbuh tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
Prinsip Anggaran: Pemerintah menegaskan tidak memilih antara membantu rakyat atau menjaga kesehatan APBN, melainkan menjalankan keduanya sekaligus.
Sembilan Program Prioritas Utama
Presiden Prabowo membeberkan arah kebijakan pembangunan nasional yang berfokus pada kemandirian dan kesejahteraan rakyat, meliputi:
1 Kedaulatan Pangan
2 Kemandirian Energi dan Air
3 Peningkatan Kualitas Pendidikan
4, Peningkatan Layanan Kesehatan
5 Hilirisasi dan Industrialisasi Nasional
6 Pembangunan Infrastruktur
7 Perumahan dan Ketahanan Bencana
8 Ekonomi Kerakyatan dan Pembangunan Desa
9 Penurunan Angka Kemiskinan
Arahan Tegas Penghematan Anggaran
Presiden juga memberikan instruksi keras kepada seluruh pejabat pemerintah pusat dan daerah terkait efisiensi anggaran.
Larangan Seremoni Mewah: Instansi dilarang membuat acara ulang tahun kementerian, provinsi, maupun kabupaten/kota secara besar-besaran.
Anggaran seremoni harus dialihkan untuk memperbaiki sekolah, rumah sakit, serta menaikkan gaji guru.
Acara seremonial besar yang tetap diwajibkan hanyalah Upacara Hari Kemerdekaan RI yang digelar secara terpusat.


Leave a Reply