Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn.) Subagyo HS Meninggal Dunia

Written by

in

JAKARTA MEDIA CENTER — Kabar duka menyelimuti jajaran militer tanah air. Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sekaligus tokoh militer senior, Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo atau yang akrab dikenal sebagai Subagyo HS, dikabarkan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum tutup usia pada Senin, 19 Oktober 2026, di usia 80 tahun. Kepergian salah satu putra terbaik bangsa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya TNI Angkatan Darat, serta masyarakat Indonesia.

Profil Singkat dan Rekam Jejak Pengabdian

Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo lahir di Piyungan, Bantul, Yogyakarta, pada 12 Juni 1946. Almarhum merupakan lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) Magelang tahun 1970.

Selama masa dinas militernya, Subagyo HS dikenal sebagai perwira yang memiliki rekam jejak cemerlang dan penuh prestasi. Beberapa jabatan strategis yang pernah diemban di antaranya:

– Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada era Presiden Soeharto.

– Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus periode 1994–1995.

– Panglima Kodam IV/Diponegoro (1995–1997).

– Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) (1997–1998).

– Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 1998–1999.

Uniknya, almarhum merupakan salah satu sedikit tokoh militer yang memegang tongkat komando kepemimpinan KSAD di bawah transisi kepemimpinan tiga presiden yang berbeda, yakni Presiden Soeharto, B.J. Habibie, hingga Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Pengabdian Pasca-Militer

Setelah purna tugas dari kemiliteran, Jenderal Subagyo HS tetap aktif mendedikasikan dirinya untuk negara. Beliau pernah tercatat sebagai salah satu tokoh pendiri Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) pada tahun 2006 dan aktif di dunia politik. Puncak pengabdian sipilnya berlanjut ketika dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2015–2019.

Semasa hidupnya almarhum dikenal aktif bermain golf. Demikian dikemukakan salah seorang stakeholder golf Indonesia, Joyada Siallagan.

Joyada yang merupakan CEO Iron Card, mengaku pernah beberapa kali bermain golf dalam satu turnamen bersama almarhum.

“Almarhum juga aktif di acara-acara golf komunitas lintas profesi dan pebisnis,” kata Joyada yang juga berprofesi sebagai lawyer dan konsultan pajak.

“Saya dari hati yang paling dalam turut berdukacita dan anak beliau Brigjen Agus Isrok Mikroj juga aktif di acara-acara golf . Semoga keluarga yang ditinggal diberi ketabahan,” tambah Joyada.

Kehilangan sosok pemimpin yang tegas, disiplin, dan berdedikasi tinggi ini dirasakan langsung oleh keluarga, kerabat, serta rekan sesama militer. Rencana prosesi pemakaman militer saat ini tengah disiapkan oleh pihak keluarga bersama jajaran TNI AD untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *