JAKARTA MEDIA CENTER — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap sejumlah jabatan strategis di tingkat perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). Salah satu posisi penting yang mengalami pergantian adalah Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, yang kini resmi dijabat oleh Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto.
Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam penugasan barunya, Irjen Dadang Hartanto menggantikan pendahulunya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, yang dipercaya untuk mengemban jabatan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Bagian dari Penyegaran Organisasi
Mutasi ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier di lingkungan Korps Bhayangkara. Perombakan ini juga menjadi salah satu langkah awal penataan struktural di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto, yang baru saja dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Secara keseluruhan, terdapat puluhan personel baik pati maupun pamen yang dimutasi dalam gerbong kepemimpinan baru ini, dengan sebagian besar di antaranya mendapatkan promosi jabatan untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Rekam Jejak Akademik dan Karier Militer-Kepolisian
Penunjukan Irjen Dadang Hartanto sebagai orang nomor satu di kepolisian daerah wilayah hukum DKI Jakarta menarik perhatian publik karena latar belakangnya yang tidak hanya cemerlang di bidang operasional kepolisian, tetapi juga di dunia akademis.
Jenderal Polisi Bergelar Profesor: Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini memiliki rekam jejak akademik yang kuat. Pada Mei 2023 lalu, ia resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar tetap di bidang Ilmu Administrasi Publik pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Sebelum dipercaya memimpin Polda Metro Jaya, Irjen Dadang sempat menduduki sejumlah posisi penting. Ia pernah menjabat sebagai Kapolrestabes Medan (2017), Karorenmin Bareskrim Polri (2019), Wakapolda Sumatera Utara (2020), Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, hingga terakhir kali menjabat sebagai Kapolda Maluku.
Dengan pengalaman luas yang dimilikinya, kepemimpinan baru di Polda Metro Jaya ini diharapkan mampu memperkuat keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan di wilayah ibu kota dan daerah penyangganya.


Leave a Reply