Usai pelantikannya, Suahasil menyampaikan komitmen serta garis besar arah kebijakan fiskal yang akan dijalankannya di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. Berikut poin-poin penting rencana kerja beliau:
Menjaga Kesehatan APBN
Suahasil menegaskan prioritas utamanya adalah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kredibel, sehat, dan terjaga pengelolaannya.
Menopang Program Prioritas
APBN akan dioptimalkan secara disiplin untuk menopang berbagai program prioritas dan arahan strategis dari Presiden Prabowo.
Menekan Aktivitas Ilegal
Kebijakan penindakan dan pengawasan terhadap barang-barang ilegal, seperti penanganan rokok ilegal oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, akan terus dilanjutkan dan diperkuat.
Stabilitas dan Konsolidasi Fiskal
Tantangan utama ke depan adalah memperkuat tata kelola keuangan negara di tengah kerentanan ekonomi global maupun nasional serta melakukan konsolidasi fiskal yang terarah.
Pengangkatan Suahasil—yang sebelumnya telah berpengalaman lama sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak era pemerintahan sebelumnya—diharapkan mampu memberikan kesinambungan kebijakan serta stabilitas ekonomi yang solid bagi Indonesia.
Latar Belakang Pendidikan
Suahasil memiliki latar belakang akademis yang sangat kuat di bidang ekonomi murni dan regional. Gelar-gelar tinggi yang diraihnya meliputi Sarjana Ekonomi (S1), lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 1994; Master of Science (S2), diraih dari Cornell University, Amerika Serikat, pada tahun 1997; Doctor of Philosophy (S3), gelar PhD dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, pada tahun 2003.
Perjalanan Karier dan Birokrasi
Sebelum menduduki posisi puncak sebagai Menteri Keuangan, Suahasil dikenal sebagai “orang lama” dan salah satu arsitek utama kebijakan fiskal di lingkungan Kementerian Keuangan.


Leave a Reply